Total Dukung Jokowi-Ma’ruf, PDI Perjuangan Kembali Gelar Safari Kebangsaan Jilid 2

DPP PDI Perjuangan kembali menggelar Safari Kebangsaan PDI Perjuangan ke-2, jalur Selatan Jawa dengan menggunakan bus menelusuri 8 kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta.

“Setelah pekan lalu menelusuri jalur utara Jawa, Ibu Megawati Soekarnoputri kembali memberikan instruksi kepada partai untuk menggelar safari via jalur selatan Jawa. Sepanjang perjalanan nanti, selain menyerap aspirasi dari kader partai dan masyarakat yang kami temui, tujuan safari kebangsaan juga ini untuk menyampaikan perintah Ibu Megawati kepada seluruh kader partai untuk wajib memenangkan pasangan calon Jokowi-Ma’ruf. Singkatnya, PDI Perjuangab total dalam menghadapi pilleg dan pilpres,” papar Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang akan kembali memimpin rombongan kepada pers di Jakarta, Jumat (23/24) sore.

Hasto menjelaskan tujuan Safari Kebangsaan ini melanjutkan pengecekan pada tiga pilar partai di dalam memenangkan Pilleg dan Pilpres 2019, khususnya di Pulau Jawa.

“PDI Perjuangan komit untuk terus mendongkrak elektabilitas pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden K.H. Ma’ruf Amin melalui gerak serempak Tiga Pilar Partai. Itulah yang melandasi safari kebangsaan PDI Perjuangan,” ucap Hasto.

Hasto menambahkan dalam Safari Kebangsaan ini dia didampingi sejumlah elite PDI Perjuangan seperti Djarot Syaiful Hidayat serta beberapa caleg DPR-RI PDIP seperti Ono Surono, Augustina Connie, Kirana Larasati, dan Yayan Sopyani Alhadi.

Perjalanan dimulai Sabtu (24/11) hingga Senin (26/11). Adapun 8 titik yang menjadi rencana tujuan perjalanan itu adalah Bandung Barat, Garut, Pangandaran, Cilacap, Magelang, Borobudur, Sleman dan berakhir di Yogyakarta.

“Selain konsolidasi dengan DPC PDI Perjuangan di wilayah yang dikunjungi,
Rombongan dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan UMKM Garut. Lalu pertemuan dengan nelayan, meninjau program pemberdayaan nelayan di Pangandaran,” jelas Hasto.

Hasto mengimbau langkah PDI Perjuangan dalam waktu dekat akan diikuti seluruh parpol pengusung Jokowi-Ma’ruf.

“Rekomendasi Rakernas Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Surabaya menyepakati pencapaian target Pilpres sebesar 70%. Jadi, untuk mencapai target tersebut maka sembilan parpol bertekad untuk menggerakkan seluruh elemen kepartaiannya baik struktur partai, kepala daerah dan wakil kepala daerah, seluruh anggota legislatif di semua tingkatan, serta seluruh anggota partai untuk bergerak serentak memenangkan pasangan Pak Joko Widodo dan K.H. Ma’ruf Amin,” terang Hasto.

Dia menegaskan Safari Kebangsaan jilid 2 ini menunjukan komitmen PDI Perjuangan dalam mendukung pemenangan Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin.

“Jadi, setelah jalur Pantura Jawa, pekan lalu, PDI Perjuangan langsung meneruskan kegiatan di jalur Selatan Jawa. Meskipun survei menyebutkan PDI Perjuangab dan paslon Jokowi-Ma’ruf unggul, kami tidak terlena. Dengan safari ini PDI Perjuangan bermaksud mengecek kondisi riil di masyarakat, menangkap aspirasi dan harapan masyarakat kepada partai dan paslon 01,” pungkasnya.

Usai safari di Pulau Jawa, Hasto merencanakan perjalanan berikutnya ke Pulau Sumatra.

PDIP: Gambar Presiden Jokowi Menjadi Raja, Jurus Baru Black Campaign

 

PDIP Telah Siapkan Atribut Asli Partai, Tampilkan Kepemimpinan Merakyat Jokowi

1). PDI Perjuangan menegaskan bahwa atribut kampanye yang beredar di Jawa Tengah secara masif dengan menampilkan gambar Presiden Jokowi dengan mahkota adalah modus black campaign gaya baru. “Atribut itu seolah mendukung kami, padahal bersifat black campaign. Dari aspek estetika, komunikasi politik, daya imajinasi, dan teknik kampanye, atribut bergambar PDI Perjuangan dan Pak Jokowi yang terpasang tersebut bukan kami. Ada pihak2 yang memalsukan APK tsb. Kami yakin, atribut tersebut dipasang oleh pihak yang mau mendiskreditkan kami.”

2). Apa yang terjadi dengan pemasangan “APK Palsu” tersebut tidak terlepas dari hasil survey yang selalu menempatkan PDI Perjuangan dengan elektabilitas tertinggi. Akibatnya, ada kekuatan2 tertentu yang mendowngrade PDI Perjuangan agar elektabilitas turun. “Ini cara2 yang tidak sehat dalam demokrasi”

3). PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih atas kerja cepat kader Partai bersama dengan masyarakat yang melaporkan adanya APK Liar tsb dan kemudian menurunkan APK tsb setelah berkoorsinasi dengan Bawaslu. Kami juga sedang memertimbangkan langkah hukum atas pemasangan APK oleh pihak2 yang tidak bertanggung jawab tersebut. “Kami sudah memersiapkan atribut asli kami, yang mengedepankan kepemimpinan merakyat Pak Jokowi dengan pendekatan soft campaign. Berdasarkan survey internal yang kami lakukan, publik menangkap ada apresiasi positif dimana Bung Karno, Ibu Megawati Soekarnoputri, Pak Jokowi dengan PDI Perjuangan merupakan satu kesatuan nafas perjuangan. Dengan demikian, desain APK juga memertimbangkan hasil survey dan FGD, tidak sembarangan sebagaimana APK Liar yang muncul akhir2 ini”

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

PDIP: Narasi Kebohohongan Cermin Hadirnya Pemuja Kekuasaan

Menyejajarkan Ratna Sarumpaet dan Cut Nyak Dien Tidak Boleh Terjadi Lagi

1). Kebenaran yang akhirnya terkuak dan memaksa Prabowo meminta maaf ke publik harus diikuti dengan komitmen berkampanye tanpa kebohongan. “Selama ini Pak Jokowi menjadi obyek serangan fitnah karena ketidakmampuan mereka membangun narasi kinerja dan rekam jejak positif”.
2). Apa yang disebut sebagai narasi penganiayaan Ratna Sarumpaet (RS) berawal dari konstruksi yang dibangun oleh Fadli Zon setelah bertemu RS, tanggal 2 Oktober 2018. Narasi ini diperkuat oleh pertemuan Pak Prabowo, Amien Rais, dan Fadli Zon dengan RS, lalu mengalirlah pidato politik Pak Prabowo, penuh syak wasangka; penuh serangan tajam ke Pemerintahan Jokowi. “Saya masih ingat betul, saat itu Pak Prabowo mengatakan bahwa RS sangat ketakutan, sangat traumatize. Apa yang terjadi merupakan tindakan represif, tindakan yang di luar kepatutan. Tindakan pelanggaran HAM, dan bahkan suatu tindakan pengecut yang terjadi terhadap ibu-ibu usianya mungkin sudah 70. Luar biasa”, ujar Hasto menirukan pernyataan Prabowo yang mencoba mengambil keuntungan elektoral atas rekayasa tersebut.
3). Terbongkarnya manipulasi kebohongan tsb harus menjadi edisi terakhir dalam tahun politik ini. “Kita semua yang mendambakan pemilu yang demokratis dan berkeadaban harus bergandengan tangan menolak fitnah dan kampanye hitam. Apa yang disampaikan Pak Prabowo pada tanggal 3 Oktober 2018, dimana narasi penganiayaan RS sebagai pintu masuk serangan ke Pak Jokowi TIDAK boleh terjadi lagi”
4). Marilah kita bangun tradisi politik yang berkeadaban. “Menyetarakan secara emosional antara Ratna Sarumpaet dengan Cut Nyak Dien sebagaimana disampaikan oleh Hanum Rais, Putri Amien Rais tidak boleh terjadi lagi. Terlebih sosok Cut Nyak Dien merupakan sosok yang sangat dihormati”.
5). Kepada seluruh tim kampanye Prabowo-Sandi kami berharap untuk memegang teguh komitmen kampanye damai. “Jangan hadirkan setan kekuasaaan hanya karena ambisi untuk menang”

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

PDIP: Instruksikan Seluruh Kader Partai Bergotong Royong Dan Bela Rasa Terhadap Korban Tsunami Donggala

Kemanusiaan Nilai Penggerak Gotong Royong Bangsa

1). PDI Perjuangan menginstruksikan kepada seluruh kader partai untuk bergotong royong dan berbela rasa serta aktif membantu rakyat yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah. “Ibu Megawati Soekarnoputri langsung memerintahkan DPD Sulawesi Selatan untuk mengirim Tim Badan Penanggulangan Bencana -(Baguna) ke lokasi bencana. Demikian halnya Baguna Pusat akan segera berangkat ke Palu guna memimpin Solidaritas Kemanusiaan untuk membantu rakyat yang menjadi korban”
2). Ibu Megawati juga berpesan agar skala prioritas ditujukan pada korban dan sekaligus bantuan ke Ibu-ibu dan anak-anak. “Kami diminta membawa makanan untuk anak-anak, kebutuhan khusus perempuan dan galang solidaritas kemanusiaan yang melibatkan seluruh DPD Partai se Indonesia”.
3). Apa yang dilakukan PDI Perjuangan dengan BAGUNA yang sudah dilatih secara khusus oleh BASARNAS tidak lain untuk membumikan semangat “menangis dan tertawa” bersama rakyat.
4). Terhadap berbagai kegiatan kampanye yang saat ini sedang dilakukan, Hasto menegaskan agar skala prioritas saat ini adalah membantu pemerintah dan bergotong royong dengan seluruh komponen masyarakat untuk berbela rasa dengan melakukan tindakan kemanusiaan nyata guna membantu masyarakat di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.
5). Kami meyakini bahwa Presiden Jokowi akan bertindak cepat dan memimpin secara langsung gerakan solidaritas kemanusiaan tersebut. Terima kasih kepada aparat TNI, POLRI dan seluruh masyarakat atas kerja kemanusiaan yang dilakukan. Semangat Gotong Royong dan Solidaritas Kemanusiaan sangat penting sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

PDI Perjuangan: Laporan Dana Kampanye Pileg Kedepankan Transparansi

Spirit Gotong Royong Diterapkan

1). PDI Perjuangan berkomitmen kedepankan transparansi dan akuntabilitas dana pemilu. Meskipun tercatat sebagai Partai yang melaporkan dana awal tertinggi sebesar Rp. 105 milyar, karena dana tersebut adalah dana akumulatif para caleg yang dikelola dengan cara gotong royong. “Kami bertindak rasional dan transparan. Banyak yang belum berada dalam spirit itu, hanya melaporkan jutaan rupiah saja. Ini pengkerdilan rasionalitas publik dan tembok tebal bagi terwujudnya transparansi keuangan partai”
2). Sekjen PDI Perjuangan menegaskan bahwa Partainya konsisten di dalam membangun transparansi di internal Partai. “Kami telah mengawali Rekening Gotong Royong, berupa rekening iuran anggota Partai, yang diaudit oleh akuntan publik. PDI Perjuangan menerima sertifikasi ISO 9001:2015 dan satu2nya Partai penerima ISO di negara2 Asean. Kami melarang calon2 pilkada berstatus tersangka dan caleg legislatif bebas dari caleg koruptor. Semua demi tanggung jawab untuk manajemen Partai yang semakin transparan”
3). Demikian halnya dalam pengelolaan dana pemenangan pilkada, semua pihak bergotong royong untuk pemenangan. “Bahkan dana yang berasal dr paslon pun, termasuk dana saksi dikelola dengan baik, dan hal tersebut diterapkan dalam pilkada”
4). Laporan Dana Awal Kampanye harus dilihat sebagai komitmen Partai untuk menyampaikan hal2 yang rasional dan transparan bagi tradisi politik yang membangun peradaban.

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

PDI Perjuangan: Siap Kampanye, Luncurkan Tagline dan Atribut Milenial

Atribusi Partai Galang Pemilih Muda Masa Depan Indonesia Raya

 

 

1). PDI Perjuangan selalu menampilkan terobosan baru dalam politik. Selain dikenal sebagai Partai Ideologis yang modern dengan Sekolah Partai, Sekolah Kader, dan Sekolah Kepala Daerah, Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini juga tercatat sebagai satu2nya Partai di Asean yang menerima penghargaan kualitas manajemen mutu ISO-9001:2015. “Pada hari ini, sebagai bentuk kesiapan memasuki tahap kampanye dan terobosan di dalam melakukan kreativitas politik; politik dengan fun, kegembiraan politik namun kental dengan tradisi kebudayaan, maka PDI Perjuangan meluncurkan tagline Partai dan atribut Partai yang ditujukan untuk kaum muda, kaum milenial”
2). Desain atribut partai menyentuh alam rasa kaum milenial dan dikerjakan dengan mengedepankan kreativitas. “Ibu Megawati menaruh perhatian yang begitu besar terhadap kaum muda. Kami diajarkan berpolitik yang berkebudayaan, dan penuh warna keIndonesiaan. Sebab, generasi Muda Indonesia adalah Masa Depan Indonesia Raya. Berilah saya sepuluh pemuda, maka saya bisa mengubah dunia, pesan Bung Karno”


3). Apa yang dilakukan dengan mencalonkan kembali Pak Jokowi juga dalam semangat membawa kemajuan bagi Indonesia Raya, semangat kaum muda. Demikian halnya Kyai Ma’ruf Amin, berkomitmen agar kepemimpinan pasca 2024 adalah kepemimpinan milenial. Dengan demikian, perpaduan Jokowi-Kyai Ma’ruf Amin adalah kepemimpinan transisional untuk masa depan Indonesia Raya dimana ke depan tidak boleh lagi ada berbagai persoalan terkait Pancasila, NKRI dan Kebhinnekaan Indonesia. Sebab semua untuk kebesaran Indonesia.
4). Gelorakan semangat muda #AtributMil3nialPDIP

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

PDI Perjuangan: Bung Karno Jadikan Pencak Silat Ekspresi Percaya Diri dan Kebanggaan Nasional

PDI Perjuangan: Bung Karno Jadikan Pencak Silat Ekspresi Percaya Diri dan Kebanggaan Nasional

1). PDI Perjuangan bersama seluruh komponen bangsa Indonesia terus menggelorakan semangat JAS MERAH (Jangan Sekali-kali meninggalkan sejarah). “Pencak Silat yang menjadi pendulang medali utama Indonesia, merupakan hasil proses panjang. Pencak Silat dalam panggung nasional digelorakan oleh Bung Karno. Beliau berpendapat bahwa pencak silat ini penting dilakukan oleh setiap generasi, utamanya generasi muda karena melatih kebugaran fisik. Hal ini disuarakan oleh BK pada jaman penjajahan Jepang, Sukarno sering berkeliling negeri untuk melihat perkembangan seni pencak silat. Ia pernah pula diundang untuk melihat kompetisi pencak silat yang diorganisir tentara Jepang. Bahkan ia selalu asyik menyaksikan dua kawannya Chairul Saleh dan Sri Bimo Ariotedjo yang berlatih silat”
2). Ketika Indonesia Merdeka, Bung Karno menginginkan semua pendidikan olahraga yang berbau kolonial, seperti kasti dan korfbal atau semacam bola tangan, itu dihapuskan. Kemudian mulai dikenalkan pendidikan olahraga yang digali dari kebudayaan Indonesia yaitu pencak silat. “Zakaria, pemain pencak silat, pernah membawa DKI Jakarta mendapatkan medali emas pada PON ke 2 pada bulan Oktober 1952. Sebagai peraih medali emas dari cabang pencak silat, ia pun pernah dipanggil Sukarno ke istana untuk memeragakan kebolehannya”, ujar Hasto Kristiyanto.
3).Puncak perhatian Bung Karno terhadap Pencak Silat terjadi tahun 1957. Saat itu pencak silat menjadi salah satu bagian dalam misi kebudayaan ke Eropa. Pemain pencak silat kala itu adalah Abdul Wahab, Rosidi, Jumali dan Suhada. Misi-misi kebudayaan Indonesia pada masa Soekarno dianggap sebagai suatu bentuk ekspresi rasa percaya diri dan kebanggaan nasional.
4). Dengan demikian, kemenangan Pencak Silat adalah reinkarnasi dari semangat Bung Karno tsb. “Pencak Silat adalah ekpresi rasa percaya diri dan kebanggan terhadap kebudayaan bangsa”

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

Sekjen PDIP: Pernyataan Mahfud MD Sangat Manusiawi

Dinamika Mahfud MD Jauh Lebih Beradab Daripada Politik Mahar

1). PDI Perjuangan menyayangkan kepentingan pihak tertentu yang menjadikan penetapan Cawapres Jokowi dengan melakukan dramatisasi atas pernyataan Pak Mahfud MD. “Seluruh dinamika penetapan Cawapres Pak Jokowi masih wajar, dan jauh lebih beradab dibandingkan dengan penetapan Cawapres Prabowo yang diwarnai transaksi jual beli dukungan atau mahar politik sebesar Rp 1 Trilyun”, ujar Hasto Kristiyanto
2). Bagi Koalisi Indonesia Kerja, Capres dan cawapres adalah calon pemimpin untuk rakyat; pemimpin bangsa dan negara yang prosesnya tidak boleh dikotori oleh praktek politik uang. “Awal kehancuran suatu bangsa apabila memilih pemimpin tertingginya dilakukan dengan mengabaikan moral, etika, dan keadaban publik. Kami semua sungguh heran, betapa murahnya rekomendasi untuk menjadi cawapres. Ini gambaran rusaknya peradaban politik bangsa. Mereka yang telah memperjual belikan pencalonan hanya demi uang tidak bisa dibenarkan dengan cara apapun”
3). Hasto sangat bersyukur bahwa penetapan KH Ma’ruf Amin dilakukan melalui dialog para pemimpin. “Bahwa didalamnya ada dinamika dan dialektika kepentingan antar Partai yang berbeda itu hal yang wajar. Namun pada akhirnya Pak Jokowi mengambil keputusan atas dasar pilihan nurani, kemerdekaan politik dan mencari sosok pemersatu; sosok pengayom, sosok yang selama 1 tahun terakhir sangat aktif berdialektika dengan Pancasila sehingga Kyai Ma’ruf hadir sebagai sosok pemimpin yang mumpuni lahir dan batin”
4). Pak Mahfud MD sendiri sangat legowo. Beliau tadi telah bertemu dalam rapat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila bersama dengan Ibu Megawati, Pak Try Sutrisno, Buya Syafei Ma’arif dll, dan semua menampakkan keakraban diantara pemimpin.
5). PDI Perjuangan percaya terhadap suara hati para pemimpin untuk menjaga martabat, etika dan keadaban bangsa. “Jangan jadikan pilpres sebagai pertarungan kekuatan uang. Kami bangga dengan Pak Jokowi yang telah memilih KH Mar’uf atas dasar pilihan nurani. Kita mencari pemimpin, bukan pedagang politik”

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

Bacaleg Dibekali, Harus Ideologis Merakyat

Besok PDIP ke KPU Bawa Spirit 17an

1). PDI Perjuangan terus memperkuat tradisi kepartaian di dalam menyiapkan pemimpin untuk rakyat. “Pada hari Minggu-Senin, 15-16 Juli 2018, kami mengadakan pembekalan bagi seluruh bacaleg DPR RI. Peserta dibagi menjadi tiga kelas, dan acara bersifat tertutup mengingat efek kejutan yang akan diambil oleh Partai sebagai bagian dari strategi komunikasi politik Partai untuk mencalonkan putra-putri bangsa yang memiliki komitmen tinggi terhadap Pancasila, NKRI dan kebhinekaan Indonesia. Mereka telah kami profile melalui psikotest secara on line sehingga mapping atas leadership, personality, elan juang, dan karakter pribadinya kami dapatkan secara lengkap. Psikotest ini penting mengingat yang kami cari adalah sosok pemimpin ideologis yang merakyat”
2). Ada beberapa tokoh penting, dari kalangan akademisi banyak guru besar yang bergabung. Demikian halnya tokoh nasional dengan pengalaman luas di bidang politik, hukum, kebudayaan, tokoh anti korupsi, dan mereka yang memiliki basis kuat di pemilih. “Mereka menjadi satu kesatuan kekuatan gotong royong Partai. Kami memberikan pembekalan singkat, agar mereka semakin memahami kebijakan ideologis yang diperjuangkan Partai, dan pada akhirnya seluruh caleg nantinya akan dilatih khusus dalam Sekolah Partai. Di dalam pembekalan tersebut, semua wajib menjalankan perintah Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri, untuk menjadikan pileg dan pilpres satu nafas. Artinya PDI Perjuangan dan Pak Jokowi wajib dimenangkan”
3). PDI Perjuangan pun juga menilai bahwa Sistem Pencalonan (SILON) KPU mampu memberikan kemudahan di dalam pendaftaran. “Daftar caleg memuat informasi strategis terkait dengan konsepsi dan strategi Partai di dalam menjalankan fungsi rekrutmen dan kaderisasi kepemimpinan. Karena itulah sebagian data terkait dengan para tokoh nasional tsb, kami input pada saat akhir, agar “element of surprise-nya” semakin kuat. Pendaftaran calon akan dilakukan dengan mengambil spirit angka 17, yakni pada hari Selasa, 17 Juli 2018 jam 13.30”
4). Adanya SILON membuat proses pendaftaran lebih simple, cukup beberapa perwakilan DPP dan jumlah dokumen menjadi jauh lebih sedikit dan ringkas.

Hasto Kristiyanto
Sekjend PDI Perjuangan