Bacaleg Dibekali, Harus Ideologis Merakyat

Besok PDIP ke KPU Bawa Spirit 17an

1). PDI Perjuangan terus memperkuat tradisi kepartaian di dalam menyiapkan pemimpin untuk rakyat. “Pada hari Minggu-Senin, 15-16 Juli 2018, kami mengadakan pembekalan bagi seluruh bacaleg DPR RI. Peserta dibagi menjadi tiga kelas, dan acara bersifat tertutup mengingat efek kejutan yang akan diambil oleh Partai sebagai bagian dari strategi komunikasi politik Partai untuk mencalonkan putra-putri bangsa yang memiliki komitmen tinggi terhadap Pancasila, NKRI dan kebhinekaan Indonesia. Mereka telah kami profile melalui psikotest secara on line sehingga mapping atas leadership, personality, elan juang, dan karakter pribadinya kami dapatkan secara lengkap. Psikotest ini penting mengingat yang kami cari adalah sosok pemimpin ideologis yang merakyat”
2). Ada beberapa tokoh penting, dari kalangan akademisi banyak guru besar yang bergabung. Demikian halnya tokoh nasional dengan pengalaman luas di bidang politik, hukum, kebudayaan, tokoh anti korupsi, dan mereka yang memiliki basis kuat di pemilih. “Mereka menjadi satu kesatuan kekuatan gotong royong Partai. Kami memberikan pembekalan singkat, agar mereka semakin memahami kebijakan ideologis yang diperjuangkan Partai, dan pada akhirnya seluruh caleg nantinya akan dilatih khusus dalam Sekolah Partai. Di dalam pembekalan tersebut, semua wajib menjalankan perintah Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri, untuk menjadikan pileg dan pilpres satu nafas. Artinya PDI Perjuangan dan Pak Jokowi wajib dimenangkan”
3). PDI Perjuangan pun juga menilai bahwa Sistem Pencalonan (SILON) KPU mampu memberikan kemudahan di dalam pendaftaran. “Daftar caleg memuat informasi strategis terkait dengan konsepsi dan strategi Partai di dalam menjalankan fungsi rekrutmen dan kaderisasi kepemimpinan. Karena itulah sebagian data terkait dengan para tokoh nasional tsb, kami input pada saat akhir, agar “element of surprise-nya” semakin kuat. Pendaftaran calon akan dilakukan dengan mengambil spirit angka 17, yakni pada hari Selasa, 17 Juli 2018 jam 13.30”
4). Adanya SILON membuat proses pendaftaran lebih simple, cukup beberapa perwakilan DPP dan jumlah dokumen menjadi jauh lebih sedikit dan ringkas.

Hasto Kristiyanto
Sekjend PDI Perjuangan

 

PDI Perjuangan : Zohri Sprinter Dunia Bercitra Indonesia

Kecepatan Lari Meroket Kebanggaan Indonesia Raya
1). PDI Perjuangan dengan bangga dan penuh syukur mengucapkan selamat kepada Mohamad Zohri yang meraih Medali Emas di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 Federasi Asosiasi Atletik Internasional (IAAF) 2018 di Tampere, Finlandia. “Sprinter Tercepat Dunia Bercitra Indonesia telah lahir melalui perjuangan panjang. Luar biasa, thanks God, dan bayangkan 10.18 detik dalam jarak 100 meter. Inilah yang dimaksud sebagai Semangat Indonesia Raya. Indonesia menjadi Taman Sarinya dunia dalam berbagai prestasi yang membanggakan kita semua”, ujar Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
2). Kemenangan Sprinter Dunia Muhammad Zohri telah menghadirkan kembali benih2 kebanggaan terhadap tanah air. Kemenangan tersebut juga menjadi salah satu simbol tentang makna “kompetisi dan kecepatan” yang sering disampaikan oleh Presiden Jokowi. “Presiden Jokowi selalu menekankan pentingnya kecepatan, speed and speed, sebagai instrumen penting dalam bidang pelayanan publik, kecepatan di dalam meresponse aspirasi publik dan tentu saja kemampuan bersaing di kancah internasional. Prestasi kita yang begitu membanggakan di olimpiade fisika, matematika dan lain-lain, semuanya diyakini telah digerakkan oleh nasionalisme yang hidup dan membumi untuk persembahan putra-putri bangsa bagi Ibu Pertiwi”
3). Hasto berharap agar semangat menjadi juara, menjadi terbaik, melalui perjuangan yang penuh tetesan keringat dan keyakinan, menjadi bagian kebudayaan Indonesia untuk berpikiran terbuka, mengejar prestasi dan berdisiplin dalam alam pikir dan disiplin dalam bertindak bagi setiap warga bangsa, apapun ruang lingkupnya, untuk berdedikasi bagi Indonesia Raya.
4). Selamat Bung Zohri, Anda menjadi bagian dari perwujudan cita-cita Indonesia Raya. #PdipZohriTop

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

PDI Perjuangan: “Pak Jokowi dan Ibu Megawati Satu Kesatuan Kepemimpinan untuk Rakyat”

Pertemuan Bahas Agenda Strategis Bangsa

1). Pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Jokowi terus dilakukan secara intens di Istana Batu Tulis. “Pertemuan pada malam hari ini, Minggu 8 Juli 2018 berlangsung selama 1 jam 50 menit. Beberapa hal strategis dibahas terkait hasil kunjungan Presiden Bank Dunia, Persiapan Asian Games, berbagai agenda strategis bangsa dan negara, termasuk pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden”, kata Hasto Kristiyanto
2). Pertemuan kedua pemimpin secara periodik baik di Istana Merdeka, Istana Bogor, maupun Istana Batu Tulis tersebut sangat penting. “Istana Batu Tulis sangat cocok, teduh, menghadap Gunung Salak dengan gemuruh air sungai yang menciptakan suasana kontemplatif, serta membangun suasana kebatinan yang baik untuk membahas berbagai agenda strategis bangsa dan negara, jauh di atas kepentingan pribadi atau golongan. Semua yang dibahas untuk kemajuan Indonesia Raya”
3). Pertemuan Batu Tulis tersebut menepis berbagai anggapan dari berbagai pengamat politik yang mencoba membuat jarak bahkan memisahkan antara Presiden Jokowi dengan Ibu Megawati dan PDI Perjuangan. “Kepemimpinan Ibu Mega dan Pak Jokowi itu saling melengkapi dan satu kesatuan. Ibu Mega sangat kokoh dalam prinsip, dan berpolitik dengan keyakinan untuk rakyat; sementara Pak Jokowi dengan kemampuan teknokratisnya serta model kepemimpinan yang membangun dialog, merangkul, dan terus membumikan Pancasila dalam tradisi kepemimpinan yang turun ke bawah, atau merakyat. Kedua pemimpin bangsa tersebut, dengan demikian, saling melengkapi, bersinergi, dan disatukan oleh emotional bonding (ikatan emosional) dengan Bung Karno, Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia”
4). Berkaitan dengan siapa yang akan diputuskan sebagai cawapres, nama sudah mengerucut dan sudah dikantongi Pak Jokowi. “Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar”, ujar Megawati Soekarnoputri.

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan