Pemimpin Bangsa Itu Persoalan Karakter, Kebersihan Jiwa-Raga, Bukan Penampilan Six Pack Body

Karakter Pemimpin Baik, Ber-Mens Sana InCorpore Sano, Ikut Memengaruhi Watak Bangsa

1). PDI Perjuangan kembali menegaskan pentingnya karakter dan rekam jejak pemimpin. “Karakter yang baik dari pemimpin, yang dijiwai oleh jiwa-rohani yang sehat, akan melahirkan pikiran dan keputusan politik yang jernih untuk rakyat, bangsa dan negara. Kita mengenal kata-kata bijak Mens Sana In Corpore Sano, dimana antara tubuh dan jiwa merupakan satu kesatuan. Jiwa yang tidak sehat, ciptakan kata-kata dan perilaku yang tidak sehat. Dengan demikian rekam jejak pemimpin akan menggambarkan karakter dasar pemimpin itu. Karakter inilah yang seharusnya dilihat”

2). Karena itulah PDI Perjuangan menanggapi serius ketika ada yang mencoba menggeser persoalan dasar pemimpin tersebut hanya pada ketrampilan bicara, bahkan ada yang menggeser lebih parah dalam tampilan six pack body, ketampanan fisik, atau pada ukuran jas necis versus sarung. “Alhamdulillah penampilan debat Kyai Ma’ruf Amin menghadirkan kesempurnaan kearifan dan visi-misi pemimpin baik. Rekam jejak pemimpin dalam karakter itu bisa dilihat dari kearifan, kebijaksanaan, berpikir positif, bertindak positif. Bandingkan dengan pemimpin emosional, un-control, ataupun minimnya rasa kemanusiaan”

3). Untuk itulah PDI Perjuangan sangat keras menanggapi fitnah Anti Islam, LGBT, PKI, asing-aseng, demikian halnya fitnah terhadap penghapusan pelajaran agama, adzan dll. “Fitnah yang ditujukan ke Pak Jokowi-KH Maruf Amin akhirnya membuktikan bahwa Pak Jokowi-KH Maruf Amin berkarakter lebih Islami, lebih merakyat, lebih nasionalis, bersemangat hubbul wathan minal iman, dan lebih memiliki karakter yang baik, tidak emosional. Mereka yang memfitnah LGBT, jangan-jangan hanya untuk menutupi kelemahan sendiri, dan waktulah yang akan membuktikan”

4). Urusan bangsa dan negara memerlukan watak dan jati diri yang bersumber dari kebaikan. Maka pemimpin itu bukan persoalan six pack body. “Pemimpin itu persoalan tanggung jawab bagi bangsa dan negara agar Indonesia berkehidupan aman, tenteram, makmur dan mengalir kebaikan sejati untuk kemaslahatan rakyat Indonesia”

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

PDI PERJUANGAN MENGUTUK KERAS AKSI PENEMBAKAN TERHADAP JEMAAH MASJID DI SELANDIA BARU

Sehubungan dengan Tragedi penembakan di Masjid al-Noor dan Lindwood, Christchurch di Selandia Baru yang menyebabkan puluhan muslim meninggal, PDI Perjuangan sebagai partai yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang adil dan beradab dengan ini menyatakan sikap :

1. Mengecam dan mengutuk keras tindakan teror tersebut. Peristiwa tersebut adalah duka bukan hanya bagi umat Islam, namun juga bagi dunia dan kemanusiaan. Tindakan tersebut adalah tindakan terorisme yang sama sekali tidak dibenarkan dengan alasan apapun dan bertentangan dengan prinsip kemanusiaan. Terorisme tidak berkaitan dengan agama manapun, sehingga kita hendaknya memisahkan antara ajaran agama dan perbuatan akibat ideologi kegelapan tsb.

2. Mengucapkan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya bagi seluruh korban meninggal dunia. Memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar arwah korban diterima disisiNya. Terhadap korban luka-luka dalam peristiwa tersebut agar diberikan kesembuhan.

3. Meminta pemerintah Selandia Baru agar segera mengusut tuntas motif dan pelaku penembakan serta dalang atas peristiwa tersebut dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada siapapun yang terlibat. Pemerintah Selandia Baru hendaknya terus melakukan perlindungan khususnya terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) dan seluruh umat Islam di sana.

4. Meminta kepada segenap umat Islam di Indonesia untuk tetap tenang, tidak terpecah belah, tidak terprovokasi, dan jangan ikut-ikutan memperkeruh suasana dengan mengeluarkan pernyataan provokatif yang berpotensi mengganggu keamanan dan kondusifitas di dalam negeri.

5. Meningkatkan kewaspadaan dini di dalam negeri terhadap ancaman terorisme serta turut aktif melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan informasi yang mengarah pada tindak pidana terorisme atas nama dan alasan apapun.

Jakarta 15 Maret 2019

Dr. H. Ahmad Basarah
Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan

Safari Politik Kebangsaan X PDIP: Aceh Serambi Mekkah, Bangun Persahabatan dan Kejayaan Bumi Pertiwi

Di Aceh, Sekjen PDIP hadir mendampingi utusan khusus KH Ma’ruf Amin

Masyarakat Aceh Sangat Kokoh Pada Prinsip
1). Pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Aceh memerlukan kerjasama tidak hanya dengan seluruh Parpol Koalisi Indonesia Kerja dan relawan. “Dukungan para ulama, tokoh masyarakat, dan kerjasama yang baik dengan seluruh Partai Lokal Aceh menjadi prioritas kerja TIm Kampanye Paslon 01. Karena itulah kami datang membawa pesan khusus Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, bersama dengan KH Lukmanul Hakim, Wakil Ketua MUI, Habib Sholeh, Habib Ali Assegaf, hingga DR Zuhairi Misrawi, alumni Universitas Al Azhar, Mesir”

2). Dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris TKN 01, Hasto menegaskan bahwa kunjungannya kali ini didasari oleh pengalaman Pak Jokowi sendiri yang meniti karir pertamanya di Aceh. “Seluruh nafas kehidupan Masyarakat Aceh telah ditangkap, dipahami, dan diinternalisasikan dengan baik oleh Pak Jokowi. Berpadu menjadi satu dengan Kyai Ma’ruf Amin menjadikan kepemimpinnya hadir merepresentasikan kesatupaduan ulama dan umara; umara dan ulama”

3). “Kehadiran kami berkonsentrasi pada upaya pemenangan Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin, dan didorong oleh kesadaran terhadap masa depan Aceh sebagai Serambi Mekkah. Masyarakat Aceh itu menjungjung tinggi kehidupan beragama, sangat gigih, dan setia pada prinsip. Sejarah dan kebudayaannya sangat luar biasa. Aspek inilah yang menjadi keyakinan Pak Jokowi dalam melihat masa depan Aceh yang gemilang, mengingat potensi pertumbuhannya sangat besar karena letak geografisnya di sepanjang Semenanjung Malaka”, ujar Hasto

4). Safari Politik X ini direncanakan mengunjungi pondok pesantren, bertemu para ulama, dan tokoh masyarakat, para pemuda Aceh, dan tidak lupa mengangkat wisata kuliner Aceh yang kaya dengan bumbu-bumbuan yang begitu sedap, dan bercita rasa tinggi, khas masyarakat Aceh dengan seluruh kedai kopinya.

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIPerjuangan