Susunan Struktur DPP PDI Perjuangan Periode 2019-2024

Bali, Gesuri.id – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengumumkan dan langsung melantik struktue kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partainya periode 2019-2024 di penutupan Kongres V PDI Perjuangan di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Sabtu (10/8).
Sebagai formatur tunggal, Megawati memiliki hak prerogatif untuk memilih langsung struktur DPP PDI Perjuangan. Dia mengatakan tak banyak perubahan nama dalam kepengurusan DPP PDI Perjuangan lima tahun ke depan.

“Oleh sebab itu saya sudah memutuskan bahwa DPP saya praktis bahwa masih banyak yang ikut membantu saya, jumlahnya masih 27 (orang),” ungkap Megawati.

Setelah mengumumkan struktur kepengurusan DPP, Megawati langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan.

“Inilah wajah-wajah yang akan membantu saya lima tahun ke depan,” kata Megawati.

Berikut susunan struktur kepengurusan DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024:

1. Ketua Umum: Megawati Soekarnoputri.
2. Ketua Bidang Kehormatan Partai: Komarudin Watubun.
3. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu: Bambang Wuryanto
4. Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Djarot S. Hidayat
5. Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi: Sukur Nababan
6. Ketua Bidang Politik dan Keamanan: Puan Maharani
7. Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan: Yasonna H. Laoly
8. Ketua Bidang Perekonomian: Said Abdullah
9. Ketua Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup: I Made Urip
10. Ketua Bidang Kelautan, Perikanan dan Nelayan: Rohmin Dahuri.
11. Ketua Bidang Luar Negeri: Ahmad Basarah
12. Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana: Ribka Tjiptaning.
13. Ketua Bidang Industri, Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial: Nusyirwan Soejono
14. Ketua Bidang Kesehatan dan Anak: Sri Rahayu.
15. Ketua Bidang Kebudayaan: Tri Rismaharini
16. Ketua Bidang Koperasi dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat: Mindo Sianipar
17. Ketua Bid Pariwisata: Wiranti Sukamdani
18. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga: Eriko Sotarduga
19. Ketua Bid Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME: Hamka Haq.
20. Ketua Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital: Prananda Prabowo.
21. Sekretaris Jenderal (Sekjen): Hasto Kristiyanto.
22. Wakil Sekjen Bidang Internal: Utut Adianto.
23. Wakil Sekjen Bidang Program Kerakyatan Sadarestuwati
24. Wakil Sekjen Bidang Program Pemerintahan: Arief Wibowo
25. Bendahara Umum: Olly Dondo Kambey.
26. Wakil Bendahara Umum Bidang Internal: Rudiyanto Chen.
27. Wakil Bendahara Umum Bidang Program: Yuliari Peter Batubara.

Kenapa Tetap Megawati? Ini Penjelasan Putra Nababan

Denpasar, Gesuri.id – Kenapa tetap Megawati? Mungkin itu yang menjadi pertanyaan banyak kalangan yang bukan bagian dari keanggotaan PDI Perjuangan.
“Don’t change the winning team. Tim yang menang jangan diganti formasinya. Apalagi menang 2 kali berturut-turut di pemilu,” kata anggota DPR terpilih Putra Nababan ketika ditemui Gesuri di arena Kongres V PDI Perjuangan di Bali, Kamis (8/8).

Sejak tahun 1994 sebagai wartawan Putra meliput kegiatan Megawati sebagai Ketua Umum Partai, Putra menyaksikan bagaimana putri sulung Bung Karno ini memiliki kemampuan manajerial dan mengelola konflik yang luar biasa.

“Menghadapi Soeharto dan kekuasannya kala itu bukanlah hal yang mudah. Tidak banyak institusi atau tokoh yang mampu bertahan dan tampil menjadi pemenang kecuali Ibu Mega dan PDI Perjuangan,” ujar Mantan Pemred Metro TV ini.

 

Putra Nababan yang juga ditunjuk sebagai anggota Steering Committee Kongres V mengungkapkan, di tangan ketua umumnya PDI Perjuangan mencetak banyak sekali pemimpin muda dan sukses sebagai kepala daerah.

“Jumlah kader partai kami yang menjadi bupati, wali kota, dan gubernur itu banyak sekali. Dan mereka berprestasi dan dicintai oleh rakyatnya. Ini semua karena tangan dingin dan bimbingan dari ibu ketua umum yang meniti karier politiknya juga dari bawah,” tutur Putra.

Megawati, sebagai seorang pemimpin yang pernah menjadi pengurus DPC, menjadi anggota DPR sampai menjadi Presiden, menurut Putra akan memiliki kematangan yang paripurna. Pertimbangan-pertimbangan untuk mencapai sebuah keputusan akan menghasilkan kesuksesan.

“Contohnya bagaimana ibu Risma kerja untuk kota Surabaya, mas Rudy di Solo, mas Hendi yang sukses di Semarang, mas Anas di Banyuwangi dan Pak Koster di Bali. Belum lagi kerja-kerja Pak Ganjar di Jawa Tengah dan yang paripurna kerja Pak Jokowi untuk Indonesia,“ cerita Putra dengan penuh semangat.

Dalam dialog dengan Megawati beberapa waktu lalu, Putra menceritakan gaya hidup turis internasional dan nasional berubah sejak Gubernur Bali I Wayan Koster menetapkan peraturan melarang menggunakan plastik dan kemasannya.

“Ibu Mega dengan antusias menceritakan Kebijakan itu merupakan arahan dirinya kepada Pak Koster sebagai kader partai untuk menelurkan kebijakan untuk melindungi lingkungan. Nah yang seperti ini kan tidak banyak orang tahu. Yang dapet nama kepala daerahnya, tapi sebenarnya kebijakan itu adalah instruksi ketua umum,” kata Putra sambil tersenyum.

Karena alasan-alasan itulah, menurut Putra, Megawati layak dipilih kembali memimpin PDI Perjuangan.

“Karena Ibu Megawati sendiri yang akan menghantarkan kita pada pintu kemenangan di Pemilu 2024,” kata Putra lagi.

https://www.gesuri.id/internal/kenapa-tetap-megawati-ini-penjelasan-putra-nababan-b1WkQZlBH