Audiensi DPD PDI Perjuangan DIY dengan Kevikepan DIY

Gereja Terbuka dengan Siapa pun yang Punya Komitmen Menjaga Pancasila

Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY GM Totok Hedi Santosa (duduk kedua dari kanan) foto bersama Romo Vikep DIY Romo Adrianus Maradiyo (duduk kanan), Romo Paroki Gereja Kidul Loji Romo Yohanes Maryono Pr (duduk kedua dari kiri), Romo Vikep Kategorial Keuskupan Agung Semarang (KAS) Romo Harsanto Pr (duduk kiri) dan Romo Effendi Sunur SJ (berdiri ketiga dari kiri) beserta Pengurus Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) dan Pengurus Komisi Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KKPKC) usai bersilaturahmi di ruang belakang Gereja Kidul Loji Jalan Panembahan Senopati Yogyakarta, Sabtu (2/11/2019). Foto : Istimewa

 

BERNASNEWS.COM — Para pengurus DPD PDI Perjuangan DIY berkunjung ke Kevikepan DIY, Sabtu (2/11/2019). Mereka diterima di ruang rapat belakang Gereja Kidul Loji Jalan Panembahan Senopati Gondomanan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta.

Rombongan pengurus DPD PDI Perjuangan DIY dipimpin Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY GM Totok Hedi Santosa didampingi Kepala Bidang Badan Pemenangan Pemilu Y. Widi Praptomo, Kabid Komunikasi Sigit, Wakil Sekretaris Bidang Eksternal Yan Kurnia Kustanto dan Kepala Sekretariat Hari serta Deden. Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan DIY yang juga Ketua DPRD DIY periode 2019-2024 Nuryadi dan Bendara DPD PDI Perjuangan DIY Dwi Wahyu tak bisa hadir dalam pertemuan ini karena sedang mengikuti kegiatan orientasi di Kemendagri Jakarta.

Romo Vikep DIY Romo Adrianus Maradiyo Pr (tengah) saat memimpin pertemuan silaturahmi dengan pengurus DPD PDI Perjuangan DIY di ruang pertemuan belakang gedung Gereja Kidul Lojo Jalan P Senopati Yogyakarta, Sabtu (2/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

 

Rombongan tamu dari DPD PDI Perjuangan DIY ini diterima oleh Romo Vikep DIY Romo Adrianus Maradiyo Pr didampingi Pastor Paroki Kidul Loji Romo Yohanes Maryono Pr bersama Pastor Pendamping Pastoral Mahasiswa DIY Romo Effendi Kusuma Sunur SJ dan Romo Vikep Kategorial Keuskupan Agung Semarang (KAS) Romo Harsanto Pr. Hadir pula pengurus dari Komisi Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KPKC) dan Pengurus Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) DIY.

Pada kesempatan itu, GM Totok Hedi Santosa mengatakan bahwa kunjungan ke Kevikepan DIY merupakan bagian dari rangkaian kunjungan pengurus DPD PDI Perjuangan DIY ke lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta untuk menjalin komunikasi dan bersilaturahmi agar saling mengenal dan mendekatkan diri satu sama lain. Selain ke Kevikepan DIY, pengurus DPD PDI Perjuangan DIY juga berkunjung ke ormas besar Islam seperti Muhammadiyah dan NU serta ke TNI dan Polri maupun lembaga-lembaga dan ormas-ormas lainnya.

Romo Vikep DIY Romo Adrianus Maradiyo Pr (kiri) saat menerima pengurus DPD PDI Perjuangan DIY, Sabtu (2/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

 

“Kami ingin bersilaturahmi dan ingin saling kenal satu sama lain agar bersama-sama menjaga tetap tegaknya ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Kami tidak mampu kalau hanya melakukan sendiri, sehingga kami perlu menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga lain yang punya komitmen yang sama untuk menjaga ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, seperti Muhammadiyah, NU, TNI dan Polri, gereja dan sebagainya,” kata GM Totok Hedi Santosa.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY GM Totok Hedi Santosa (kedua dari kiri) bersama Pengurus DPD PDI Perjuangan DIY lainnya saat berkunjung ke Kevikepan DIY, Sabtu (2/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

 

Menurut Totok, kerja sama itu bisa dilakukan dalam berbagai bentuk seperti melalui bidang seni dan budaya, latihan ketrampilan dan kepemimpinan dan sebagainya. “Kami terbuka untuk bekerja sama dengan pihak mana pun yang punya komitmen yang sama,” kata mantan Anggota DPRD DIY ini.

Sementara Romo Vikep DIY, Romo Adrianus Maradiyo Pr mengatakan, gereja siap bekerja sama dengan pihak mana pun, yang punya ideologi yang jelas dan punya komitmen yang sama untuk menjaga keutuhan NKRI, tetap tegaknya Pancasila dan UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

“Gereja terbuka terhadap siapa pun dan mau bekerja sama dengan pihak mana pun yang mempunyai komitmen yang sama dalam menjaga ideologi Pancasila. Selain itu, gereja mendukung atau mau bekerja sama dengan siapa pun yang peduli pada masyarakat, bangsa dan negara serta yang punya komitmen pada kesejahteraan umum, bukan yang peduli pada gereja,” tegas Romo Adrianus Maradiyo.

Para pengurus Komisi Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KPKC) ikut hadir dalam pertemuan silaturahmi Pengurus DPD PDI Perjuangan DIY dan Kevikepan DIY, Sabtu (2/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

 

Menurut Romo Maradiyo, gereja merupakan lembaga yang terbuka sehingga selalu siap bekerja sama dengan pihak mana pun, yang punya ideologi yang jelas, tidak abu-abu serta punya komitmen yang sama, terutama dalam mempertahankan Pancasila, UUD 1945, keutuhan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Pada kesempatan itu, Romo Maradiyo juga berharap agar PDI Perjuangan tetap menjaga komitmen tersebut dengan ideologi yang jelas, tidak abu-abu. “Kami percaya PDI Perjuangan punya ideologi yang jelas dan punya komitmen yang sama dan itu sudah teruji,” kata Romo Vikep DIY. (lip)

Sumber: bernasnews.com

Tulis tanggapan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *