Dengarkan Aspirasi Rakyat

Megawati Soekarnoputri kembali menyerukan kepada seluruh kadernya untuk terus meningkatkan konsolidasi dan mendengarkan aspirasi rakyat. Ketua umum dan anak ranting, menurut beliau, mempunyai kewajiban yang sama, yakni mendengarkan aspirasi rakyat. Hal ini disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan dalam acara kunjungan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu, (12/2).

“Saya tidak mau partai yang hanya punya lambang tapi PDI Perjuangan eksis punya struktur organisasi sampai tingkat anak ranting karena anak ranting merupakan ujung tombak partai. Sebab merekalah yang bekerja di lapangan. Kedudukan dan kewajiban ketua umum dan anak ranting sama yaitu mendengar aspirasi rakyat,” ujar Megawati Soekarnoputri saat memberikan sambutan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-39 PDI Perjuangan di Kabupaten Bangka Tengah.

Sebelumnya dalam acara Rapat Konsolidasi DPD PDI Perjuangan Kepulauan Bangka Belitung, Megawati mengatakan sebuah partai politik harus mampu menggalang orang-orang baik yang punya kesamaan ideologi guna bekerja bersama untuk rakyat. Partai politik, kata beliau, bukan sekadar memasang papan nama dan kemudian mengikuti pemilihan umum untuk menempatkan kadernya di legislatif.

“Mendirikan sebuah partai haruslah mampu melakukan penggalangan bagi mereka yang se-ideologi dan bersama-sama berjuang demi besarnya organisasi yang disebut partai politik. Untuk 2012 ini saya sebagai ketua umum, secara bergiliran saya berkunjung ke daerah-daerah dalam rangka konsolidasi partai,” kata beliau memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Konsolidasi di Gedung Nasional, Belitung.

Dalam kesempatan itu, Megawati mengaku bangga hingga hari ini PDI Perjuangan bisa berdiri tegak.

Diakui oleh beliau membangun partai politik bukan sesuatu hal yang mudah. “Dengan pasang-surutnya, saya katakan dengan bangga, PDI Perjuangan terus menjadi partai yang diperhitungkan. Ini tidak mudah karena ibarat kapal, tidak hanya besar, tetapi juga harus memiliki kader yang memahami dan melaksanakan ideologi partai,” kata Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut. (one/nwo/mon)

Tulis tanggapan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *