PDIP: Gambar Presiden Jokowi Menjadi Raja, Jurus Baru Black Campaign

 

PDIP Telah Siapkan Atribut Asli Partai, Tampilkan Kepemimpinan Merakyat Jokowi

1). PDI Perjuangan menegaskan bahwa atribut kampanye yang beredar di Jawa Tengah secara masif dengan menampilkan gambar Presiden Jokowi dengan mahkota adalah modus black campaign gaya baru. “Atribut itu seolah mendukung kami, padahal bersifat black campaign. Dari aspek estetika, komunikasi politik, daya imajinasi, dan teknik kampanye, atribut bergambar PDI Perjuangan dan Pak Jokowi yang terpasang tersebut bukan kami. Ada pihak2 yang memalsukan APK tsb. Kami yakin, atribut tersebut dipasang oleh pihak yang mau mendiskreditkan kami.”

2). Apa yang terjadi dengan pemasangan “APK Palsu” tersebut tidak terlepas dari hasil survey yang selalu menempatkan PDI Perjuangan dengan elektabilitas tertinggi. Akibatnya, ada kekuatan2 tertentu yang mendowngrade PDI Perjuangan agar elektabilitas turun. “Ini cara2 yang tidak sehat dalam demokrasi”

3). PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih atas kerja cepat kader Partai bersama dengan masyarakat yang melaporkan adanya APK Liar tsb dan kemudian menurunkan APK tsb setelah berkoorsinasi dengan Bawaslu. Kami juga sedang memertimbangkan langkah hukum atas pemasangan APK oleh pihak2 yang tidak bertanggung jawab tersebut. “Kami sudah memersiapkan atribut asli kami, yang mengedepankan kepemimpinan merakyat Pak Jokowi dengan pendekatan soft campaign. Berdasarkan survey internal yang kami lakukan, publik menangkap ada apresiasi positif dimana Bung Karno, Ibu Megawati Soekarnoputri, Pak Jokowi dengan PDI Perjuangan merupakan satu kesatuan nafas perjuangan. Dengan demikian, desain APK juga memertimbangkan hasil survey dan FGD, tidak sembarangan sebagaimana APK Liar yang muncul akhir2 ini”

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

Tulis tanggapan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *